DOWNLOAD SKRIPSI MATEMATIKA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE OUTBOUND TRAINING PADA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII S

Posted by cak umam on Jumat, 18 November 2011

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE OUTBOUND TRAINING PADA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 SIDOARJO

Undergraduate Theses from JIPTIAIN / 2009-11-02 23:13:57
Oleh : BETARIA SOLA, S1 - Pendidikan Matematika
Dibuat : 2009-11-02, dengan 10 file

Keyword : embelajaran matematika dengan metode outbound training, ketuntasan
vi

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN

METODE OUTBOUND TRAINING PADA POKOK BAHASAN KUBUS DAN

BALOK DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 SIDOARJO

BETARIA SOLA

NIM. D34205009

ABSTRAK

Kata kunci: Pembelajaran matematika dengan metode outbound training, ketuntasan

belajar siswa, aktivitas guru, aktivitas siswa, respon siswa.

Suatu proses pembelajaran hendaknya menciptakan suasana pembelajaran yang

aktif, siswa mengembangkan potensinya sendiri, dan menyenangkan. Namun yang

terjadi dalam pembelajaran matematika ialah pola pengajaran yang tidak menarik dan

membosankan. Model pembelajaran matematika dengan metode outbound training

menjadi alternatif pola pengajaran matematika yang lebih aktif dan menyenangkan.

Karakteristik model pembelajaran matematika dengan metode outbound training ini

ialah pembelajaran yang dilakukan di luar ruangan, tersusun atas berbagai macam

games yang terstruktur, bermain secara berkelompok sambil berkompetisi, terdapat

selingan ice breaking serta doorprize bagi pemenang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa, aktivitas guru

dan siswa selama pembelajaran dengan metode ini berlangsung, serta respon siswa

terhadap penerapan model pembelajaran matematika dengan metode outbound

training. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan

dalam dua siklus. Data kuantitatif menunjukkan persentase ketuntasan belajar siswa

secara klasikal pada siklus I adalah 86,49% atau lebih dari 85% sehingga dinyatakan

tuntas. Begitu pula dengan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada

siklus II adalah 89,19% sehingga siswa dinyatakan tuntas secara klasikal dan terjadi

peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal itu sebanyak 2,7%.

Aktivitas guru yang selalu dilakukan ialah mengawasi siswa bermain game berdiskusi

dalam tim. Aktivitas siswa yang selalu dilakukan ialah bermain game, mencermati

LKS, serta berdiskusi dalam tim. Hasil angket respon siswa menyatakan bahwa

model pembelajaran matematika dengan metode outbound training ini merupakan hal

baru bagi mereka
UNTUK LEBIH LENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD DISINI
  1. BAB I
  2. BAB II
  3. BAB III
  4. BAB IV
  5. BAB V
  6. BAB VI
  7. DAFTAR PUSTAKA

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar